|  Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan Mengucapkan "Selamat Hari Idul Adha 1435 H dan Selamat Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-15" •  Upah Minimum Kabupaten Pelalawan Tahun 2013 •  Himbauan kepada setiap pemilik bangunan dan dunia usaha untuk melengkapi perizinan Mendirikan Bangunan sesuai ketentuan berlaku. •  Telah dibuka Pelatihan Aplikasi Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk Penyedia Barang dan Jasa, daftarkan perusahaan Anda segera!!! • 

Profil Wilayah

Luas kabupaten Pelalawan adalah 1.392.494 Ha atau 14,73 % dari luas wilayah Propinsi Riau (9.456.160 Ha ).Secara geografis, Pelalawan berada di 00° 46,24' LU sampai 00° 24,34 LS dan 101° 30,37' BT sampai dengan 103° 21,36'.

Kabupaten Pelalawan pada dasarnya terdiri dari daratan, dan perairan. Adapun daratan merupakan perbukitan dan dataran, sedangkan perairan terdiri dari Sungai, dan laut. Kabupaten Pelalawan memiliki beberapa pulau yang relatif besar, diantaranya Pulau Mendul, Pulau Serapung, Pulau Lebuh, Pulau Muda dan beberapa pulau kecil, seperti Pulau Ketam, Pulau Tugau dan Pulau Labu

Batas Administratif

Sebelah Utara dengan Kabupaten Siak
Sebelah Selatan dengan Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir
Sebelah Barat dengan Kabupaten Kampar dan Indragiri Hulu
Sebelah Timur dengan Kabupaten Karimun, Kabupaten Kepri dan Kabupaten Bengkalis

Kabupaten Pelalawan terdiri dari 12 kecamatan :

1. Langgam, luas 144.245,09 Ha

2. Bunut, luas 40.802,77 Ha

3. Pangkalan Kuras, luas 118.388,79 Ha

4. Kuala kampar, luas 150.265,19 Ha

5. Pangkalan Kerinci, luas 19.355,53 Ha 

6. Ukui, luas 129.956,06 Ha 

7. Pelalawan, luas 149.811,31 Ha

8. Pangkalan Lesung, luas 50.485,12 Ha

9. Kerumutan, luas 96.003,66 Ha

10. Teluk Meranti, luas 423.984,41 Ha 

11. Kecamatan Bandar Petalangan, Luas 37.255,16 Ha

12. Kecamatan Bandar Sekijang, Luas 31.941,2 Ha

Sebagian besar dataran wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan dataran rendah dan sebagian lagi merupakan daerah perbukitan yang bergelombang. Secara fisik sebagian wilayah ini merupakan daerah konservasi dengan karakteristik tanah pada bagian tertentu bersifat asam dan merupakan tanah organik, air tanahnya payau, kelembaban dan temperatur udara agak tinggi. 

Secara umum ketinggian beberapa daerah/kota berkisar antara 3-6 meter dengan kemiringan lahan rata-rata ± 0-15% dan 15-40 %.

Daerah/kota yang tinggi adalah Sorek I Kecamatan Pangkalan Kuras dengan ketinggian ± 6 meter dan yang terendah adalah Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar dengan ketinggian ± 3,5 meter

Diwilayah Kabupaten Pelalawan dialiri sebuah Sungai Kampar dengan ratusan anak sungai. Panjang Sungai Kampar ± 413,5 km, dengan kedalaman rata-rata ± 7,7 meter, lebar rata-rata 143 meter. Sungai ini dan anak-anak sungainya berfungsi sebagai prasarana perhubungan,sumber air bersih,budidaya perikanan dan irigasi.

Wilayah dataran rendah kabupaten Pelalawan pada umumnya merupakan dataran rawa gambut, dataran aluvium sungai dengan daerah dataran banjirnya. Dataran ini dibentuk oleh endapan aluvium muda dan aluvium tua terdiri dari endapan pasar,danau,lempung,sisa tumbuhan dan gambut.

Curah hujan disuatu tempat antara lain dipengaruhi oleh iklim,keadaan ortograhi dan perputaran/pertemuan arus udara. Rata-rata curah hujan pada tahun 2010 berkisar antara 127,8 mm sampai 318,3 mm.Suhu dan kelembaban udara disuatu tempat antara lain ditentukan oleh rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Pada tahun 2010 suhu udara rata-rata pada siang hari berkisar antara 33,0-35,4 derajat celcius,sedangkan pada malam hari berkisar antara   20,5-23,2 derajat celcius.Suhu udara maximum 35,4 derajat celcius terjadi pada bulan mei 2010, sedangkan suhu udara minimum terendah 20,5 derajat celcius terjadi pada bulan juli 2010. Sedangkan rata-rata kelembaban udara selama tahun 2010 berkisar antara 78-83 persen.

Penduduk

Penduduk di Kabupaten Pelalawan pada pertengahan  tahun 2011  adalah sebanyak 321.947 jiwa yang terdiri dari 169.282  jiwa penduduk  laki-laki dan 152.665  jiwa penduduk perempuan. Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan. Kecamatan yang terpadat penduduknya adalah Kecamatan Pangkalan Kerinci dengan jumlah penduduk 73.078 jiwa dan Kecamatan yang paling rendah kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Bunut dengan jumlah penduduk 12.125 jiwa.

Tenaga Kerja

Masalah Kependudukan selalu berkaitan dengan ketenagakerjaan.Salah satu contoh adalah tingginya tingkat pertumbuhan penduduk akan berpengaruh juga pada tingginya penyediaan tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja yang tinggi tanpa diikuti penyediaan kesempatan kerja yang cukup dan memadai akan peningkatan pengangguran. Pada tahun 2010 pencari kerja yang mendaftar di Disnaker Kabupaten Pelalawan berjumlah 3.708 orang. Jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, sebagian besar pencari kerja yang terdaftar adalah tamatan SMU atau sederajat 1.382 orang.

Upah Minimum Kabupaten ( UMK )

Masalah tenaga kerja tidak terlepas dari upah Minimum Kabupaten Pelalawan ( UMK ) yang merupakan salah satu pertimbangan penting bagi investor yang ingin menanamkan modalnya disuatu daerah terutama investor yang mau mendirikan pabrik atau industri yang banyak menyerap tenaga kerja. Semakin tinggi Upah Minimum Kabupaten ( UMK ) suatu daerah memberikan gambaran semakin tinggi tingkat ekonominya.

Secara umum kondisi Upah Minimum Kabupaten ( UMK ) dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan seiring dengan semakin tingginya harga berbagai macam kebutuhan.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Riau Nomor : 10 Tahun 2011 tanggal 01 Februari 2011 tentang Upah Minimum sub Sektor Pertanian/Perkebunan Kelapa dan Kelapa Sawit serta Pertanian Tanaman Karet Propinsi Riau Tahun 2011 sebesar Rp.1.234.000,-

Sedangkan berdasarkan Peraturan Gubernur Riau Nomor : 49 Tahun 2010 Tanggal 30 November 2011 tentang Upah Minimum Kabupaten Pelalawan Tahun 2011 sebesar Rp. 1.128.000,-

Suku dan Bahasa Daerah

Dikabupaten Pelalawan Penduduknya merupakan Penduduk yang heterogen yang terdiri dari berbagai jenis suku dan bahasa. Namun walaupun merupakan masyarakat yang heterogen penduduk yang ada di Kabupaten Pelalawan baik penduduk asli maupun para pendatang hidup dalam lingkungan yang harmonis. Suku yang utama yang  terdapat di Kabupaten Pelalawan adalah suku Melayu, sedangkan suku pendatang yang ada di Kabupaten Pelalawan ini cukup banyak yaitu suku Minang, suku Batak, suku Aceh, suku Jawa, suku Sunda, Banjar dan Bugis. Dikabupaten Pelalawan ini juga terdapat suku asli pedalaman yaitu suku Mamak,suku Laut dan Suku sakai.