Asisten I Sambut Rombongan DPRD Kabupaten Belitung

Kamis, 8 Juli 2010 - Berita Daerah

Asisten I dalam menyampaikan sekilas Kabupaten Pelalawan menyebutkan bahwa keberhasilan Kabupaten Pelalawan sebagai Kabupaten pemekaran yang berhasil dalam menyelenggarakan tata pemerintahan menjadi perhatian luas oleh daerah lain bahkan pemerintah pusat. Salah satu Keberhasilan Pemerintah Pelalawan yang menjadi perhatian oleh daerah lain adalah keberhasilan dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit yang mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah bahkan yang lebih penting lagi adalah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tempatan. Tidak heran rasanya Kabupaten Pelalawan menjadi tempat studi banding bagi kabupaten lain dalam mengembangkan potensi perkebunan kelapa sawit yang memiliki nilai investasi tinggi.

Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Belitung di pimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Junaidi Haminte yang beranggotakan sebanyak 14 orang. Dalam sambutannya Junaidi Haminte menyampaikan tujuan kunjungan kerja tersebut adalah untuk belajar dan memperoleh masukan tentang pengembangan krelapa sawit, manajemen koperasi kelapa sawit, kontribusi perusahaan kelapa sawit terhadap daerah serta mempelajari dasar hukum dalam pelaksanaan dilapangan.

Selanjutnya Asisten I Setdakab. Pelalawan Edi Suriandi di Dampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Kasyadi serta Kadis Perkebunan Ir. T. mukhtaruddin dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan DPRD Kabupaten Belitung.
“ Kunjungan Kerja ke Pelalawan untuk mempelajari dan mencari informasi tentang pengembangan kelapa sawit adalah tepat karena Pelalawan merupakan Pilot Project yang pertama di Indonesia yang dianggap berhasil oleh Pemerintah Pusat”. ujar Edi Suriandi.

Edi Suriandi juga menambahkan bahwa ada beberapa pola kerjasama yang sekarang diterapkan oleh Pelalawan yaitu pola PIR, pola KKPA dan pola KOMUNAL. “Untuk saat ini pola KOMUNAL dianggap tepat karena dengan keterbatasan lahan yang dimiliki masyarakat, sehingga masyarakat bersama-sama mendirikan perkebunan sawit dan hasilnya dibagi rata”. ujar Edi.

BERITA LAIN

Komentar Pembaca

0 Komentar

Posting Komentar

  Nama
  Email
  Website
  Pesan
  Kode Verifikiasi